Blogroll

Pages

gubug ilmu bertandang ke putih abu-abu.

Sejenak kembali merenungi masa remaja. Salah satu hal yang paling menyenangkan adalah bisa pulang sekolah lebih awal, bebas dari tugas rumah, tidak jadi ujian.

gubug berwarna

Tidak ada yang sama dalam kehidupan ini. Tidak ada yang sewarna. semua tahu pelangi lebih indah jika berupa rupa, langit lebih elok saat lembayung menyaput warni.

Aktualisasi Kejujuran dan Ekspresi dalam Bingkai Gambar.

Menggambar merupakan wujud pengeksplorasian teknis dan gaya, penggalian gagasan dan kreativitas, bahkan bisa menjadi sebuah ekspresi dan aktualisasi diri

The Ugly Duckling (Teaching Narrative)

One summer afternoon, a mother duck sat quietly on her nest. In the nest were five beautiful eggs. She sat patiently, waiting for the five eggs to hatch and produce five little ducklings.

Mukena Merah Untuk Emak

Disambut panas yang aku yakin membekas biru tepat di paha kananku. Oalah… emak menarik selimut tipisku, kemudian memaksaku bangun dengan pukulan tulang tangannya. Padahal malam itu masih larut..

Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Maret 2012

Jalan Pulang

Telah diterbitkan SKH KR Yogyakarta

Roda mobil terus menggelinding, menggilas aspal hitam yang ikhlas. Di dalam mobil duduk Mahesa dan Istrinya Wina. Kedua buah hati mereka Sasa dan Bilal tidur pulas di kursi belakang. Terbuai mimpi mengunjungi kakek dan neneknya di desa, bergelayut manja sambil menikmati percakapan angin dan cemara. Sedangkan sayup-sayup ‘Goodbye my lover’nya James Blunt menghujamkan belati ke alam fikiran Mahesa dan Wina.
Dalam benak Mahesa berkelebat kenangan masa lalu. Terlihat sosoknya dua puluh tahun silam ketika dia menjadi seorang staf desain grafis. Gajinya masih jauh dari cukup untuk menghidupi Wina dan Sasa anak pertamanya. Hidup di kota tidak murah semua butuh uang. Beruntung Mahesa memiliki istri seperti Wina yang selalu bisa membelanjakan gajinya tanpa mengeluh. Menyadari kekurangan itu, dengan kejantanan yang sedikit terluka ia ijinkan istrinya ikut bekerja. Selama orang desa tidak tau maka Wina boleh bekerja.  

Mukena Merah Untuk Emak


Telah dipublikasikan di SKM Minggu Pagi



Dingin seketika menusuk-nusuk sekujur tubuhku. Disambut panas yang aku yakin membekas biru tepat di paha kananku. Oalahemak menarik selimut tipisku, kemudian memaksaku bangun dengan pukulan tulang tangannya. Padahal malam itu masih larut. Purnama belum menuntaskan hajat.
Emak memang berkuasa terhadap hampir apapun dimataku. Akupun bangun dengan terpaksa sambil meringis menahan sakit dan kantuk. Suaminya, aku, dua adik kecilku, kami semua dalam kuasanya dan tidak bisa menolak kehendaknya. Jika sedikit saja kami berani

Nyanyi Sunyi Pesisir


Pendapa rumah Mbah Rekso malam itu tidak ada suara lain. Kecuali suara kami  bertiga. Dan nyayian pesisir yang diantar oleh angin malam. Sengaja. Agar kami lebih khusuk bercerita. Aku, Seorang teman lama, dan Mbah Rekso duduk mengitari meja bundar. Temaram lampu kekuningan membantu kami untuk saling mengenali guratan perasaan. Kadang berupa senyum simpul, kerutan tidak setuju, datar tanpa tarikan dan sesekali tawa lebar tanda kami mulai menerima satu sama lain.
Di hadapan kami, teh panas beraroma melati terkucur ke beberapa cangkir poci. Persis seperti kucuran pipis laki-laki.

Kamis, 01 Maret 2012

Bukan Mkhluk Imagimu

Malam yang ranum menyuguhkan berjuta bintang. Sungguh aku ingin cahayanya menembus tiap kulitku, namun sia sia... cahaya lampu terlalu tebal membungkus kota.Akhirnya aku hanya bisa diam. duduk di sebuah sudut sambil mendengarkanmu bercerita banyak hal tentang kemampuanmu.

kau mulai merambah tentang diriku yang ada dalam imagimu. Aku terbelalak kaget ketika aku tau ada aku yang sudah terangkai rapi dalam benakmu. Aku seperti apa dan akan berguna apa untukmu. Seketika itu aku buang semua kekagumanku terhadapmu. Sebuah pertalian yang aku tawarkan sudah terputus dengan keangkuhanmu. Sekali lagi aku bukan apa yang ada dalam imagimu, tapi aku adalah aku. Yang sesungguhnya ingin berjalan di sisimu sebagai makhluk yang bebas.

Huffff... dan aku tersadar, dengan berjalan disisimu aku tidak mendapatkan tanganmu, maka aku memilih untuk berjalan sendiri. Dan malam itu ketika malam mulai gugur kau baru tersadar jika aku sudah hilang dari sisimu.

E. Sumaryati

Obral Jeans

Stove pipe sederhana
Levis, lee cooper, Lea, Hugo Boss, Guess semuanya sudah terjamah oleh tangan Silvy yang lentik halus bukan main. Dari tadi kudengarkan jeritnya melengking terkagum-kagum pada celana jeans yang bergelantungan di mall. Dasar memang keuntungan wanita cantik, seksi pula, biar sudah hampir mirip orang gila tetap saja mendapat senyuman dari orang di sekelilingnya. Sesekali kutangkap tatapan tajam setajam silet mencabik-cabik tubuh Silvy yang mengenakan tang top dipadu Jeans tipe Slim fit. Denim dengan jenis bahan stretch yang mengandung lycra, sehingga mengikuti bentuk paha dan kakinya yang memang aduhai.

Seketika otakku berputar seperti gangsing, begitu cepat. Memutar-mutar Jeans yang membalut bagian tubuh bawah pusar para wanita. Menyuguhkan lukisan indah melebihi lukisan picaso. Sayangnya lukisan indah itu tidak bertiket alias geratis tis tis..! Semua orang boleh melihat, sepuasnya. Hingga bola mata meloncat sekalipun. Mulai dari direktur bank hingga direktur PPRT Penarik Pajak Rumah Tangga, biasanya disebut pengamen bisa saja melihat bahkan berimajinasi liar terhadapnya.